FaZe Menangkan Blast Pro Series Miami 2019, Astralis Dibantai

Sumber: HLTV

FaZe
baru saja memenangkan title kedua mereka tahun ini, Blast Pro Series Miami di atas tim terbaik dunia, Astralis. Namun, bukan Astralis yang mereka hadapi di grand final, melainkan sang tuan rumah, Team Liquid. Mereka mengakhiri Blast Pro Series Miami dua map langsung dalam sebuah best of 3 dengan skor 16-6 di Mirage dan 16-12 di Dust 2.

Mengawali turnamen ini, FaZe tak begitu difavoritkan. Pasalnya, bersama dengan Made in Brazil, mereka tereleminiasi di group play StarSeries i-League Season 7 di Shanghai lalu.

Mereka lalu tak mendapatkan hasil yang begitu baik di hari pertama setelah didominasi Liquid dan meraih hasil seri dengan Made in Brazil. Oleh karena itu, kemenangan mereka tentunya tak diduga sama sekali.

Niko pimpin FaZe menangkan BPS Miami

Bukan hanya itu, meskipun memenangkan ELEAGUE CS:GO Invitational pada awal tahun ini, konsistensi mereka sempat dipermasalahkan. Hasil yang kurang baik di Katowice, Sao Paulo serta Shanghai lalu membuat mereka menjadi bahan perdebatan.

Namun, performa mereka di Miami tak perlu dipertanyakan. Menghadapi tim-tim favorit pada hari kedua, dari permainan individual ke permainan tim, FaZe terlihat jauh lebih unggul dari tim tersebut. Mereka juga masih terlihat jauh dari batas mereka, membuat mereka akan terus dipandang sebagai ancaman bagi tim-tim besar lainnya.

Pada sisi lain, Liquid pada awalnya sangat difavoritkan. Bagaimana tidak? Dengan lineup baru mereka, tim asal Amerika Utara ini berkali-kali menyaingi tim terbaik dunia, Astralis, serta bahkan pernah menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Astralis dalam sebuah match.

Liquid tumbang di grand final

Menguasai group play di Miami dengan 5 kemenangan tanpa kekalahan, mereka menjadi favorit besar, terutama karena bermain di depan warga mereka sendiri, sebelum dikalahkan oleh FaZe di grand final.

Pusat perhatian selain FaZe dan Liquid tentunya adalah tumbangnya Astralis. Astralis mengawali hari pertama mereka dengan dua kemenangan atas Cloud9 dan tim yang baru saja naik ke ranking dua, Natus Vincere. Namun, mereka dibantai habis-habisan oleh tiga tim yang mereka temui di hari kedua Blast Pro Series Miami.

Astralis telan kekalahan 3 kali berturut-turut dalam 1 hari

Tim tersebut yaitu Made in Brazil, yang mengalahkan mereka 16-2, Team Liquid, dengan skor 16-14 lalu FaZe dengan skor 16-5. Kekalahan ini adalah pemandangan yang sangat jarang terlihat dari Astralis. Pasalnya, mereka terlihat begitu solid bahkan tak pernah lepas dari double digit sepanjang tahun 2019 sebelum ini.

Jadi begitulah akhir dari Blast Pro Series Miami. Bukan Astralis yang keluar sebagai juara, juga bukan Team Liquid ataupun Natus Vincere, namun FaZe.

Pertanyaan besar bagi FaZe adalah mampukah mereka mempertahankan performa ini dengan memenangkan lebih banyak turnamen bahkan meraih puncak? Apakah FaZe adalah tim yang akan menurunkan Astralis dari tahta mereka? Pantau terus tahun 2019 ini.

Post a Comment

0 Comments